Home / Berita

Tuesday, 2 January 2018 - 23:38 WIB

Semoga Tahun 2018 Tunjangan Sertifikasi Guru SMK tak Molor Lagi

Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) yang kerap disebut tunjangan sertifikasi terkait perubahan kode mata pelajaran akibat kebijakan Kurikulum 2013, menjadi masalah selama 2017. Masalah terutama banyak menimpa para Kepala SMK dan guru SMK.

“Sosialisasi konversi mata pelajaran (mapel) kurang mendalam sehingga ada salah persepsi di beberapa rekan dan operator. Beberapa di antaranya ada yang beranggapab semua peserta setifikasi 2007 sampai 2009 harus konversi mapel. Padahal tidak harus semua,” terang Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Heru Purnomo, Minggu (31/12).

Dia menyebutkan, banyak guru SMK terutama mata pelajaran produktif mendapatkan SK tunjangan profesi yang memiliki tenggat waktu satu bulan yaitu Juni 2017. Alhasil muncul persepsi hanya cair satu bulan dari masa pencairan Januari sampai Juni.

Baca Juga  Ini dia pembaruan Aplikasi Dapodik Versi 2021.d dan cara memperbaruinya

Seharusnya menerima 6 x gaji pokok. Namun di Tasikmalaya banyak guru dan Kepala Sekolah SMK hanya mendapat satu bulan TPP. Artinya tunjangan yang lima bulan tidak cair.

“Sudah ditanyakan di Unit Layanan Terpadu Kemendikbud, jawabannya itu berlaku untuk enam bulan, Januari sampai Juni. Namun semuanya diserahkan kepada pengelola di Disdik Provinsi tentang pencairannya,” beber Heru.

Dia berharap, pemerintah belajar dari kebijakannya agar tidak merugikan guru. Kebijakan pemerintah harus dipikirkan matang terutama terkait sinkronisasi data antar Direktorat GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) dan Dikdasmen (Pendidikan Dasar dan Menengah).

“Ini agar kasus ratusan guru SMK yang tidak cair tunjangan profesinya selama beberapa bulan karena perubahan kode mata pelajaran, tidak terulang di 2018,” tandasnya.

Baca Juga  Kemdikbud ingin sekolah seperti taman

Sumber: JPNN

Share :

Baca Juga

Berita

Lapor Pak Jokowi! Indonesia Krisis Guru

Berita

Daftar dan Ikuti !! Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan 2015

Berita

WAJIB BACA !! Hasil UKG kurang dari 60 , Guru wajib ikut pelatihan

Berita

Kabar Gembira !! Guru Honorer K2 diangkat jadi PNS tanpa Tes

Berita

Seleksi Terbuka Calon Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Berita

Anies Ingatkan Pentingnya Pendidikan Kesehatan sejak Usia Dini

Berita

Perpres tentang Kemendikbud Resmi Terbit

Berita

Guru Kesulitan menjawab soal UKG 2015, ternyata ini penyebabnya