Home / Berita / Kurikulum 2013

Thursday, 7 January 2016 - 03:04 WIB

Mendikbud: K-13 Tetap Berlaku

JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menegaskan tidak ada perubahan nama dalam kurikulum 2013. Kurikulum nasional bukan merupakan nama, dan tetap dipakai K-13.

“Kalau diganti K-N baru itu berubah nama kurikulum nasional. Inikan huruf k dan n-nya kecil ‎jadi bukan nama itu. Kami tetap pakai K-13 sebagai nama kurikulum,” tegas Menteri Anies dalam refleksi akhir tahun di Kantor Kemendikbud, Rabu (30/12).

Menurut Anies, pada periode lalu K-13 hanya mengalami dua proses saja, yaitu pendadaran ide lalu langsung dipaksa diterapkan kepada hampir seluruh sekolah di Indonesia. Hal ini yang kerap mendatangkan masalah bagi sekolah sehingga pada periode ini Kemendikbud menunda penerapan kurikulum itu.

Baca Juga  Seleksi Terbuka Calon Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

 

Baca Juga : Penemu Terkenal Thomas Alva Edison

“Mestinya K-13 dijalankan melalui empat proses. Pertama, pendadaran ide kurikulum, dari pendadaran ide lalu masuk ke desain kurikulum dan dokumen kurikulum. Proses terakhir adalah penerapan kurikulum,” katanya.

Setelah melaksanakan serangkaian evaluasi, rapat konsolidasi dan diskusi dengan berbagai pihak, Kemendikbud juga memastikan proses penerapan K-13 itu benar dan akan ada penilaian komprehensif di setiap prosesnya.

“Standar bekerja yang harus dimiliki adalah mendekati nol kesalahan dan mendekati sempurna. Kesalahan satu saja dapat mengganggu proses pendidikan Indonesia,” tegas Menteri Anies.

Sumber : JPNN

Share :

Baca Juga

Berita

Gaji Ke-13 PNS, POLRI, TNI, Pensiunan dipastikan Cair pada Agustus 2020

Berita

Calon Wisudawan yang Diundang Wisuda di UT Pusat 5 Mei 2015

Berita

Ayo ikuti !! Lomba Peringatan Hari Sejarah

Berita

Biaya Sertifikasi guru Rp. 14 Juta, ditanggung guru masing-masing

Berita

Tahun 2015, Sebanyak 57 Ribu Guru PAUD Ikuti UKG

Berita

Demo Guru Honorer sampaikan 10 tuntutan

Berita

Pendaftaran Alumni pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti)

Berita

Temukan kecurangan UN ? laporkan disini