Sejarah dan Pembuat Alat Musik Harmonika

Sejarah dan Pembuat Alat Musik Harmonika – Salam edukasi, Harmonika adalah alat musik kecil serbaguna yang digunakan untuk memainkan hampir setiap jenis musik dalam berbagai budaya di seluruh dunia. Meskipun pada awalnya kelihatan membingungkan untuk dipelajari, harmonika sebetulnya adalah alat musik yang mudah dan menyenangkan untuk dimainkan. Baca langkah-langkah di bawah ini untuk belajar memainkan harmonika.

Friedrich Buschmann_Sejarah Harmonika

Harmonika memiliki sejarah panjang yang berawal dari ditemukannya alat musik Sheng di China dan Khan di Thailand. Harmonika modern sendiri pertama diciptakan oleh Friedrich Buschmann dari Berlin pada tahun 1821. Saat itu Buschmann baru berusia 16 tahun. Buschmann adalah seorang musisi sekaligus pengrajin alat musik. Harmonika buatan Buschmann hanya bisa dimainkan dengan cara ditiup, tidak bisa dihirup.

Harmonika berasal dari China yg dahulu bernama “Sheng” yg sudah digunakan sekitar 5000 tahun yg lalu sejak kekaisaran Nyu-kwa. Sedangkan harmonika yg modern di temukan oleh Christian Friedrich Buschman (ini adalah fotonya¬†) pd tahun 1821 yg berupa intrumen musik tiup yg sederhana. Pd saat itu harmonika terdiri dari beberapa plat getar dari logam yg disusun secara horizontal dgn desain yg masih kurang baik dan hanya menyediakan nada tiup kromatis. Dengan desain berikut ini banyak sudah yg menirunya, salah satunya Richter yg merupakan awal dari harmonika modern. Lalu ia mengembakannya dgn 10 lubang dan 20 plat getar dengan pemisah plat tiup dgn plat hisap pd thn 1826 yg disebut nada diatonis dan merupakan nada standard harmonika.

Friedrich Buschmann_Sejarah Harmonika modern
Friedrich Buschmann_Sejarah Harmonika modern

Sekitar tahun 1847, seorang pengrajin alat musik dari Bohemia yang bernama Josef Richter menemukan sistem tuning baru (Richter tuning). Dengan sistem tuning ini, kita bisa dengan mudah memainkan tonic chord dengan cara meniup dan dominant chord dengan cara menghirup. Harmonika menjadi alat musik yang populer untuk musik folksederhana saat itu, terutama di Amerika Serikat. Apalagi, Mathias Hohner dari Trossingen, Jerman, mulai memproduksi jutaan harmonika setiap tahun dan mengekspornya. Saking murahnya alat musik ini, banyak kaum Afro-Amerika yang merupakan budak atau mantan budak yang membeli dan mulai memainkannya sesuka hati mereka. Dari cara bermain yang berbeda dari pakem musik folk inilah lahir gaya bermain baru yang diberi nama bluesharmonika. Cara main yang berbeda ini kini kita kenal sebagai 2nd position. Kaum Afro-Amerika pula yang menemukan teknik menurunkan nada pada satu lubang (bending), teknik meniru suara lokomotif (train rythm), serta teknik fox-chase.

Disadur dari:

From the First Harmonica to the First Harmonica Recording (Steve Baker, 1991)

Wikipedia

Google Image

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *