Pemerintah akan Ubah Skema Pensiun PNS 2018

RUMAH BELAJAR – Pemerintah berencana membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 ini. Adapun banyak formasi Penerimaan CPNS yang diterima akan disesuaikan dengan jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah pensiun.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Asman Abnur mengatakan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) sudah menerima data kebutuhan formasi ASN dari seluruh Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah. Pihaknya akan mulai memproses data tersebut.

Dalam Penerimaan CPNS 2018 ini banyak pertimbangan pertama jumlah pensiun di daerah berapa orang, kemudian belanja pegawainya. Belanja pegawainya tidak boleh lebih 50%. Sekarang masih banyak daerah yang belanja pegawainya di atas 50%. Kalau di atas 50% kita tidak akan beri formasi penambahan pegawai,” tuturnya di Gedung Kementerian PAN-RB, Jakarta, Senin (22/1/2017).

Asman menegaskan, bahwa penerimaan ASN tahun ini akan mengacu pada jumlah ASN yang pensiun. Namun penerimaannya dipastikan akan sedikit dari jumlah ASN yang pensiun.

Dia mencatat jumlah ASN yang pensiun dalam periode 2017-2018 sekitar 220 ribu orang. Itu artinya, tahun ini jumlah formasi yang dibuka tak lebih dari 220 ribu lowongan.

“Kita menerapkan sistem minus growth. Dengan pergantian ini kita harapkan terjadi lagi ASN yang baru yang punya kualitas,” tambahnya.

Sementara di lokasi yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Bima Haria Wibasana mengungkapkan, pembukaan CPNS tahun ini akan dilakukan sekitar Mei 2018.

“Kalau menurut aturan memang harusnya Mei,” tuturnya.

Adapun sepanjang 2017 kemarin pemerintah membukan lowongan CPNS sebanyak 37.108 formasi. Tercatat 2.433.656 orang pelamar untuk posisi tersebut.

Namun jumlah pelamar yang diterima sebanyak 33.156 orang. Itu artinya masih ada sekitar 4 ribu formasi yang belum terisi. Rencananya 4 ribu formasi tersebut akan dibuka kembali untuk penerimaan di tahun depan.