Cara pengisian jalur sertifikasi di padamu negeri

RUMAH BELAJAR – Pada verval NRG yang dilaksanakan di portal padamu negeri cukup membuat pusing para operator sekolah terutama pada pengisia jalur sertifikasi. Adapun Cara pengisian jalur sertifikasi di padamu negeri untuk pilihan Jalur Sertifikasi bisa dilihat dari lampiran 2 berikut ini :

Tipe-Jalur-PPG

Dalam pengisian pada Verval NRG di portal padamu negeri tercantum beberapa jalur atau pola sertifikasi sebagai berikut

pengisian jalur pola sertifikasi guru

 

1. PPG S1 Basic science berasrama, = Pendidikan yang diperuntukan bagi lulusan MIPA. Pendidikan ditempuh selama 1 tahun (18-20 SKS)

2. PPG Terintegrasi = Kuliah kependidikan (bagi lulusan sma dari daerah 3T), lulus langsung sudah dapat sertifikat pendidik (multi grade), masa pendidikan 9 Semester.

3. PPG SMK Kolaboratif = sama spt point 1 dan 2. namun diperuntukan bagi calon guru SMK
Pola PPG Prajabatan 

4. PPG S1 PGSD Berasrama = Pendidikan yang diperuntukan bagi lulusan S1 PGSD atau D2 PGSD. Pendidikan ditempuh selama 1 tahun (18-20 SKS)

5. PPG SM3T; Sarjana mengajar di daerah 3T = Pendidikan yang dikhusukan bagi calon pendidik yang akan ditempatkan pada daerah 3T

 

untuk lebih jelasnya silakan baca “ Penjelasan lengkap Pola / Jalur sertifikasi untuk pengisian verval NRG di Padamu Negeri

Alasan Pemberian tunjangan profesi guru dihentikan

RUMAH BELAJAR –
Alasan Pemberian tunjangan profesi dihentikan apabila guru penerima tunjangan profesi memenuhi satu atau beberapa keadaan sebagai berikut.
1. Meninggal dunia;
2. Mencapai batas usia pensiun;
3. Tidak bertugas lagi sebagai guru atau pengawas pada satuan pendidikan;
4. Sedang mengikuti tugas belajar;
5. Tidak mengampu mata pelajaran yang sesuai dengan sertifikat pendidik yang diperuntukannya kecuali bagi guru yang dimutasi akibat implementasi SKB Lima Menteri tentang penataan dan pemerataan guru PNS;
6. Memiliki jabatan rangkap, sesuai dengan peraturan perundang-undangan;
7. Mutasi menjadi pejabat struktural atau fungsional lainnya;
8. Pensiun dini;
9. Melakukan tindakan melawan hukum yang sudah ditetapkan oleh pengadilan; atau
10. Dengan alasan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kondisi tersebut di atas dibuktikan dengan surat resmi atau surat keterangan dari pihak yang berwenang

Panduan Lengkap cara mengisi info sekolah

S

 1. Profil Sekolah

Menu Profil Sekolah berisikan informasi profil sekolah seperti Info Sekolah, Peta Lokasi Sekolah, Kompetensi Sekolah, Struktur Organisasi, Pendiri Sekolah, Prestasi Sekolah, Rekening Sekolah, dan Bantuan Sekolah

Sekolah Profil Dasbor

1.1 Info sekolah

Menu Info sekolah berisi keterangan sekolah yang bersangkutan seperti nama sekolah, NPSN, alamat sekolah logo sekolah dll. Untuk dapat menggunakan menu info sekolah, silakan ikuti langkah berikut :

  1. Klik pada menu sebelah kiri Pofil dan anda akan diarahkan pada dasbor profil
  2. Klik Lihat Info Sekolah
  3. Klik pada ikon pensil untuk melakukan edit data
  4. Anda dapat melakukan edit data sekolah, alamat sekolah, kontak sekolah dan logo sekolah

sekolah info sekolah

1.1.1 Edit Data Sekolah

Untuk melakukan edit data sekolah silakan klik ikon pensil pada bagian data sekolah kemudian lakukan edit data sekolah dan simpan, seperti gambar dibawah ini :

sekolah edit data sekolah

 

sekolah edit data sekolah2

1.1.2 Edit Logo Sekolah

Untuk melakukan edit logo sekolah, silakan ikuti langkah-langkah berikut:
1. Klik ikon pensil di sebelah logo sekolah yang masih kosong untuk melakukan edit logo
2. Pilih file logo sekolah yang sudah disiapkan dengan mengikuti aturan yang ditentukan
3. Klik unggah, kemudian Simpan

sekolah edit logo sekolah

sekolah edit logo sekolah2

1.1.3 Edit Alamat Sekolah

Untuk melakukan edit alamat sekolah silakan klik ikon pensil pada bagian alamat sekolah kemudian lakukan edit alamat sekolah dan klik simpan, seperti gambar dibawah ini:

sekolah edit kontak sekolah

sekolah edit kontak sekolah2

1.1.4 Edit Kontak Sekolah

Untuk melakukan edit kontak sekolah silakan klik ikon pensil pada bagian edit kontak kemudian lakukan edit kontak sekolah dan klik simpan, seperti gambar dibawah ini :

  1. Klik icon pensil
  2. Kemudian masukkon kontak sesua dengan media sosial yang tersedia
  3. Jika ingin tambah kontak, silahkan klik icon Plus lalu pilih media sosial yang diinginkan
  4. Jika sudah klik Simpan

sekolah edit kontak sekolah

sekolah edit kontak sekolah2

sekolah edit kontak sekolah3

1.1.5 Edit NPSN

Program PADAMU NEGERI menggunakan basisdata NUPTK periode 2006 – 2012 yang menggunakan referensi NPSN versi lama (DAPODIK.ORG periode 2006 – 2011). Hal ini terjadi karena pada masa VerVal NUPTK periode 2011/2012 lalu BPSMDPK-PMP melaksanaan pemutakhiran dan pemetaan NUPTK dengan NPSN versi lama tersebut. Info tentang arsip NPSN versi lama dapat diakses di http://dapodik.org/arsip-npsn/

Pada pelaksanaan VerVal NUPTK periode 2013 melalui PADAMU NEGERI sangat perlu tetap menjaga kesinambungan dari hasil VerVal NUPTK periode sebelumnya. Oleh karena itu mengapa di Surat Aktivasi Akun yang diterima oleh Sekolah kemungkinan akan terjadi perbedaan  antara SIAPID (NPSN versi lama) dengan NPSN versi baru sebagaimana dipublikasikan di situs http://referensi.data.kemdikbud.go.id/

Klik pada tautan berikut untuk melihat detail Perihal NPSN di PADAMU NEGERI.

Untuk mengedit / mengganti NPSN Sekolah Anda, silakan ikuti langkah singkat berikut :

  1. Pada dasbor PADAMU SEKOLAH, pilih menu Sekolah >> Profil >> Lihat Info Sekolah.menu_info_sekolah
  2. klik ikon pensil pada bagian edit data kemudian lakukan edit NPSN sekolah Anda seperti pada gambar berikut:
    klik_icon_pensil
  3. Input NPSN sekolah Anda, silakan menuju halaman berikut [KLIK] untuk referensi NPSN sekolah Anda, tentukan daerah sekolah Anda berada.input_NPSN
  4. Klik Simpan dan NPSN Anda telah berubah.  NPSN

Sumber :http://bantuan.siap-online.com

Inilah cara verval NRG di Padamu Negeri

RUMAH BELAJAR – NRG adalah nomor unik yang dimiliki guru yang sudah bersertifikasi. Semua guru yang telah sertifikasi memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG). Para guru tersebut wajib melakukan verifikasi dan validasi (Verval) NRG melalui layanan PADAMU NEGERI. Apabila tidak melakukan verval atau registrasi ulang NRG maka NRG yang sebelumnya sudah diterbitkan dianggap tidak valid. Bagi guru yang belum memiliki NRG disediakan fitur untuk ajuan NRG Baru.

Proses Verval NRG dengan cara, guru login ke akun PADAMU NEGERI. Update kelengkapan data sertifikasi, unggah berkas pindai (scan) dokumen Piagam Sertifikasi Guru yang dimilikinya. Ajukan verval NRG melalui Kepala Sekolah ke Dinas Pendidikan. Jika disetujui oleh Dinas, guru akan menerima bukti verval NRG. Berikut alur Proses keaktifan PTK dan alur VerVal NRG PTK.

Berikut panduan singkat VerVal NRG  :
1. Akses http://padamu.siap.web.id/ dan pilih Login PTK. 
2. Pilih layanan PADAMU PTK. 

3. Pada Dasbor PTK, pilih menu VerVal NRG. Klik Ajukan VerVal.

4. Pada kotak dialog VerVal NRG PTK, pilih Jenis Ajuan,  pilih Telah memiliki NRG bagi yang telah memiliki NRG dan isi nomor NRG Anda. Klik Benar & Lanjut. 

5. Bagi PTK yang belum memiliki NRG, Pilih opsi Belum, dan klik Benar & Lanjut. 

6. Selanjutnya, isikan Data Sertifikasi Anda dengan benar (Pastikan Anda telah menyiapkan file scan sertifikasi / piagam dan ijazah terakhir Anda untuk diunggah, file yang dapat diunggah adalah file dengan tipe gif, png, atau jpeg dengan maksimal ukuran file 1MB), Klik Benar & Lanjut untuk menyimpan data.

7. Konfirmasi data sertifikasi yang telah Anda isikan, jika masih kurang sesuai, klik Edit Kembali. Jika telah sesuai klik Simpan. 

8. Jika data berhasil diunggah, selanjutnya Cetak Surat Ajuan Anda.

9. Berikut Contoh Surat Ajuan Nomor Registrasi Guru (NRG) Baru (S26a).  

10. Berikut SURAT AJUAN VERVAL NOMER REGISTRASI GURU (NRG) – (S26b)

11. Ajukan verval NRG melalui Kepala Sekolah dikirim ke Dinas Pendidikan. Jika disetujui oleh Dinas, guru akan menerima bukti VerVal NRG.

 

Semoga artikel ” Inilah cara verval NRG di Padamu Negeri ” bermanfaat bagi anda
SALAM EDUKASI

10 Kunci sukses mengukur kepuasan pelanggan

RUMAH BELAJAR – Kepuasaan pelanggan adalah hal yang diidam-idamkan dalam suatu dunia usaha, baik dalam perusahan maupun pendidikan. kali ini kami memberikan 10 Kunci sukses mengukur kepuasan pelanggan, sebagai berikut :

  1. Frekuensi
  2. Format, sebaiknya yang melakukan survey formal adalah pihak ketiga di luar organisasi. Hasil yang diperoleh harus disampaikan kepada semua pihak dalam organisasi. Setiap keluhan dari pelanggan juga harus diketahui oleh semua jajaran organisasi, baik manajemen maupun pegawai,
  3. Isi (content), sebaiknya pertanyaan yang diajukan adalah pertanyaan-pertanyaan standar yang dikuantitatifkan,
  4. Desain isi, organisasi perlu melakukan pendekatan sistematis dalam memperhatikan setiap pandangan yang ada. Tidak ada satu pun ukuran atau instrumen survey yang paling baik untuk segala kondisi. Oleh karena itu diperlukan pula koordinasi dan cross checking terhadap berbagai ukuran yang ada,
  5. Melibatkan setiap orang, focus grup informal harus melibatkan semua fungsi dan level dalam organisasi. Dengan demikian mereka yang mengunjungi pelanggan haruslah terdiri dari semua fungsi, semua level (dari pegawai front line sampai dengan manajemen puncak). Demikian pula halnya dengan pemasok, grosir (wholesaler), dan anggota saluran distribusi lainnya harus berpartisipasi, baik secara formal maupun informal.
  6. Mengukur kepuasan setiap orang, organisasi harus mengukur kepuasan semua pihak, baik pelanggan langsung maupun pelanggan tak langsung, yaitu pemakai akhir dan setiap anggota saluran distribusi.
  7. Kombinasi berbagai ukuran, ukuran yang digunakan harus dibatasi pada skor kuantitatif gabungan terhadap a) beberapa individu, misalnya pegawai bagian laboratorium, b) kelompok (tim pengiriman atau pusat reservasi), c) fasilitas (kantor tata usaha, laboratorium), dan d) divisi (bagian kurikulum, peserta didik).
  8. Hubungan dengan kompensasi dan reward lainnya, hasil pengukuran kepuasan pelanggan harus dikaitkan dengan sistem kompensasi dan reward lainnya. Misalnya dijadikan variabel utama dalam penentuan kompensasi insentif dalam penjualan.
  9. Penggunaan ukuran secara simbolik, ukuran kepuasan pelanggan yang digunakan perlu dipasang dan ditempatkan di setiap bagian organisasi.
  10. Bentuk pengukuran lainnya, setiap deskripsi kerja harus mencakup pula deskripsi kualitatif mengenai hubungan pegawai yang bersangkutan dengan pelanggan, dan setiap evaluasi kinerja harus mencakup penilaian terhadap sejauh mana seorang karyawan memiliki customer orientation.

Kepuasaan Pelanggan dalam bidang pendidikan

Kepuasan adalah perbandingan antara harapan pelanggan dan persepsi terhadap apa yang diberikan. Apabila harapan tinggi sementara kenyataan rendah maka kepuasan tidak tercapai,sebaliknya bila kenyataan melebih harapan maka kepuasan meningkat. Teori kepuasan konsumen didasarkan pada upaya meminimalkan perbedaan. Kepuasan konsumen akan terpenuhi bila proses penyampaian jasa sesuai dengan yang dipersepsikan konsumen Pelanggan adalah pihak yang dipengaruhi oleh produk dan proses-proses yang terjadi dalam penyajian produk itu.
Pelanggan adalah orang yang membeli dan menggunakan produknya,kualitas ditentukan oleh pelanggan. Kepuasan pelanggan bermanfaat :
1. Hubungan antara perusahaan dengan pelanggan menjadi harmonis
2. Memberikan dasar yang baik bagi pembelian ulang
3. Dapat mendorong terciptanya loyalitas pelanggan
4. Reputasi perusahaan menjadi lebih baik dimata pelanggan
5. Membentuk rekomendasi dari mulut ke mulut
6. Laba yang diperoleh meningkat
Definisi kepuasan pelanggan yaitu :
– Respon pelanggan terhadap evaluasi ketidak sesuaian yang dirasakan antara harapan sebelumnya dan setelah pemakaian
– Tanggapan emosional pada evaluasi terhadap pengalaman konsumsi suatu produk atau jasa
Pengukuran kepuasan pelanggan dengan ;
1. Sistem keluhan dan saran
2. Ghost Shopping yaitu, memperkerjakan orang yang menjadi pembeli potensial dan melaporkan temuannya mengenai kekuataan dan kelemahan produknya
3. Lost customer analysis yaitu, menghubungi pelanggan yang telah berhenti membeli atau telah berpindah pemasok agar memahami mengapa hal itu terjadi
4. Survei kepuasan pelanggan
Survey dapat dilakukan dengan ;
a. Pertanyaan secara langsung
b. Responden dapat diberi pertanyaan mengenai seberapa besar mereka mengharapkan atribut tertentu dan seberapa besar yang mereka rasakan
c. Meminta responden menuliskan masalah yang dimilikinya
d. Meminta responden menilai kinerja
Kebutuhan pelanggan dapat di identifikasi dengan langkah langkah :
1. Memperkirakan hasil
2. Mengembangkan rencana
3. Mengumpulkan informasi
4. Menganalisis hasil
5. Memeriksa kesahihan
6. Mengambil tindakan

 

Sumber : Bahan Mata Kuliah Magister Manajemen Pendidikan

Cara mengatur Mapel Pendidikan Agama Islam pada Jadwal Kelas Mingguan (Multi Guru)

RUMAH BELAJAR – Untuk sekolah yang menerapkan jadwal mata pelajaran Pendidikan Agama dengan beberapa guru pengajar pada jam tatap muka yang sama, maka silakan set guru-guru pengajar Pendidikan Agama tersebut pada Model Jadwal yang telah Anda masukan pada jadwal kelas mingguan, Klik pada tautan berikut untuk melihat  panduan PENGATURAN JADWAL KELAS MINGGUAN. Setelah Anda memasukan Model Jadwal ke dalam kelas, silakan ikuti langkah berikut untuk menentukan guru-guru pengajar mata pelajaran Pendidikan Agama pada jam tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama (sesuai dengan agama yang diampu masing-masing guru Pendidikan Agama tersebut).

1. Pada dasbor Jadwal Kelas mingguan, klik pada kolom yang masih kosong, perhatikan gambar.

klik tambah kegiatan

2. Isi data mata pelajaran dengan mapel Pendidikan Agama dan tentukan masing-masing guru pengajar mapel Pendidikan Agama sesuai dengan kompetensi masing-masing guru. (perhatikan gambar.)

isi data mapel

3. Berikut contoh pengisian guru pengajar Pendidikan Agama.

contoh hasil set guru pengajar

4. Berikut guru pengajar mapel Pendidikan Agama yang telah diset.

hasil akhir

5. Lanjutkan dengan melangkapi jadwal kelas mingguan dengan mata pelajaran yang lainnya

Semoga bermanfaat, Salam Edukasi.

 

Sumber : bantuan.siap-online.com

Lomba Foto Bidang pendidikan dan Kebudayaan

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2015, Pusat Informasi dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (PIH Kemdikbud), menyelenggarakan Lomba Foto Bidang Pendidikan dan Kebudayaan 2015.
Tema Lomba adalah: “Penguatan Pelaku Pendidikan: siswa, guru, orangtua, dan kepala sekolah”
Subtema:
1. Sekolah sebagai tempat yang menyenangkan
2. Pendidikan sebagai proses kegembiraan
3. Memuliakan guru
4. Peran orangtua dan guru dalam membangun karakter kejujuran siswa
Kriteria Lomba:
1. Kategori lomba foto meliputi 3 kategori yaitu kategori pelajar, kategori guru dan/atau orangtua siswa, serta kategori wartawan.
2. Foto adalah karya asli, tidak rekayasa, duplikatif, replikatif, ataupun reproduksi.
3. Foto belum pernah/tidak sedang diikutsertakan dalam lomba apapun.
4. Fotografer bukan pegawai Kemdikbud Pusat.
5. Pengambilan foto dapat menggunakan kamera DSLR, kamera saku, maupun kamera smartphone high resolution.
6. Peserta dapat mengirimkan maksimal 5 foto.
7. Pengiriman foto dalam format JPEG dengan ukuran maksimum 2,50 MB per foto, resolusi 72 per inch, berwarna (full colour), dan dibuat pada tanggal 1 Januari s.d 2 April 2015, ke email: lombafoto@kemdikbud.go.id, paling lambat tanggal 2 April 2015, pukul 16.00 WIB, dengan mencantumkan judul foto dan narasi singkat.
8. Setiap peserta wajib melampirkan identitas pengirim yaitu: nama lengkap, akun twitter, alamat, email, nomor telpon/handphone, fotocopy Kartu Pelajar untuk pelajar, fotocopy KTP/SIM dan Kartu Keluarga untuk guru dan/atau orangtua siswa.
9. Semua foto yang disertakan dalam lomba, wajib diunggah di akun twitter peserta dengan mention ke akun @kemdikbud_RI dan menggunakan tagar #lombafotokemdikbud.
10. Khusus kategori wartawan, karya fotonya sudah pernah dimuat di media cetak atau media online, disertai bukti pemuatan dan melampirkan kartu pers.
11. Karya Foto yang telah dikirim menjadi milik panitia untuk kepentingan publikasi dan hak siar Kemdikbud.
12. Pengumuman hasil lomba melalui www.kemdikbud.go.id, facebook Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, serta twitter @kemdikbud_RI pada bulan Mei 2015.
13. Pemenang I, II, dan III tiap kategori berhak atas piagam penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan uang tunai masing-masing sebesar:
Juara I : Rp 10.000.000 (dipotong pajak)
Juara II : Rp 7.500.000 (dipotong pajak)
Juara III : Rp 5.000.000 (dipotong pajak)
14. Keputusan panitia bersifat final dan tidak bisa diganggu gugat. Panitia berhak menggugurkan karya foto apabila diketahui tidak sesuai dengan kriteria lomba

Download Brosurnya disini
download form artikel

Cara ganti slider Headline news Terbaru CMS Balitbang

RUMAH BELAJAR – Salam Edukasi, semoga pengunjung blog ” RUMAH BELAJAR ” tidak bosan dan jenuh mengunjungi blog sederhana ini. Pada Kesempatan ini, kami ingin memberikan Tips dan Trik tentang CMS Balitbang yang mungkin banyak dicari para pengelola website sekolah yang menggunakan CMS Balitbang. Adapun yang kami berikan kali ini yaitu ” Cara ganti slider Headline news Terbaru CMS Balitbang ”
Ikuti Langkah-langkah berikut ini :
1.  Pertama unduh/Download filenya disini
2.  Extract filenya namaya filenya SHARE SLIDER ARISDDG31, didalamnya terdapat 1 FOLDER YAITU lofslidernews DAN 1 FILE: headlinenewsbaru.php sebagai file modulnya
3.  Copykan FOLDER lofslidernews ke dalam folder Plugins yang ada di root/website
4. Pasang modul headlinenewsbaru.php melalui administrator dengan langkah sebagai berikut:

  •     Login Administrator (sesuai login website sekolah anda)  contoh: http://ww.namasekolahanda.sch.id/admin
  •     Menu Setting Admin -> Posisi Menu Modul
  •     Tambah Posisi Menu (jika ingin menambah modul baru) atau cari modul berita yang akan diganti kemudian klik edit
  •     Tentukan posisi menu modulnya biasaya posisi tengah -> kemudian browse file headlinenewsbaru.php
  •    Klik tombol simpan

5. Selesai
Untuk mengdit tampilan, ukuran silahkan edit di cssnya yang ada di folder css 2 file style-news.css dan layout.css
selamat mencoba.

 

Sumber : arisddg31.wordpress.com

Inilah syarat Pengajuan NUPTK bagi PTK non PNS Terbaru

RUMAH BELAJARNUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan) merupakan kode identitas unik yang diberikan kepada seluruh Pendidik (Guru) dan Tenaga Kependidikan (Staf) di seluruh satuan pendidikan (Sekolah) di Indonesia.

NUPTK dibangun oleh Direktorat Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas tahun 2006.

Pendidik yang berhak mengajukan NUPTK, akan mendapatkan himbauan untuk mengajukan NUPTK di halaman dasbor masing-masing.

Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang belum memiliki NUPTK dapat memperoleh NUPTK dengan persyaratan sebagai berikut :

Bagi Pendidik dengan Satuan Administrasi Pangkal (Satminkal) di sekolah NEGERI memenuhi syarat sebagai berikut:

  1. Usia minimal >= 18 tahun terhitung dari tanggal lahir dengan TMT sebagai pendidik pertama kali.
  2. SK Guru awal terekam sebelum 1 Agustus 2014 (Khusus Guru di Sekolah Negeri)
  3. Cetak Portofolio terbaru
  4. Copy legalisir ijazah pendidikan terakhir minimal D4/S1
  5. SK Pengangkatan dari Bupati/Walikota sebagai Guru, atau SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) sebagai PTK yang masih berlaku (Sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan pelaksana turunannya).

Bagi Pendidik dengan Satuan Administrasi Pangkal (Satminkal) di sekolah SWASTA memenuhi syarat, sebagai berikut:

  1. Usia minimal >= 18 tahun terhitung dari tanggal lahir dengan TMT sebagai pendidik pertama kali.
  2. SK Guru awal terekam sebelum 1 Agustus 2010 (Khusus Guru di Sekolah Swasta)
  3. Cetak Portofolio
  4. Copy Akte Pendirian Yayasan
  5. Copy legalisir ijazah pendidikan terakhir minimal D4/S1
  6. SK Pengangkatan Guru Tetap Yayasan (GTY) sebagai Guru atau Kepala Sekolah minimal selama 4 (empat) tahun berturut-turut terhitung mulai tanggal terbit SK awal sebelum tanggal 1 Agustus 2010 (pada sekolah yang sama atau berbeda) yang ditandatangani oleh Ketua Yayasan dan tidak berlaku surut (contoh SK tertanggal tahun 2014 menjelaskan masa kerja tahun 2010).

Semoga bermanfaat bagi anda semua

 

Sumber Referensi :

http://bantuan.siap-online.com

http://bpsdmpk.kemdikbud.go.id

Cara mendapatkan Kartu Indonesia Pintar

Jakarta, Kemendikbud — Pada awal November 2014, Presiden Joko Widodo meluncurkan Program Indonesia Pintar (PIP). Program ini merupakan penyempurnaan dari program Bantuan Siswa Miskin (BSM). Melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP), anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu menerima dana tunai dari pemerintah secara reguler.

Untuk tahap awal, KIP diberikan bersamaan dengan pemberian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan SIM Card(kartu ponsel) yang berisi uang elektronik bagi 1 juta keluarga penerima KKS di 19 kabupaten/kota.

Penerima KIP adalah anak usia sekolah dari keluarga pemilik Kartu Perlindungan Sosial (KPS) atau KKS. Mereka berasal dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA. Karena pembagian KIP dilakukan secara bertahap, maka belum semua penerima KKS mendapatkan KIP.

Agar dapat KIP, keluarga penerima KKS membawa KKS dan Kartu Keluarga atau Surat Keterangan dari RT/RW/Lurah/Kepala Desa yang menyatakan anak adalah anggota keluarga KKS ke sekolah/madrasah tempat anak bersekolah/terdaftar.

Sekolah/Madrasah kemudian mencatat informasi tentang anak tersebut ke dalam daftar calon penerima KIP dan mengirimkan formulir ke Dinas Pendidikan/Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota setempat. Dinas Pendidikan/Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota lalu mengirimkan rekapitulasi calon penerima KIP ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan/Kementerian Agama. Khusus sekolah di bawah naungan Kemendikbud, operator sekolah wajib memasukkan informasi siswa ke dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Setelah menerima rekapitulasi calon penerima KIP, Kemendikbud/Kemenag akan mencetak dan mengirimkan KIP tambahan ke alamat sekolah atau rumah tangga.

Bagi keluarga penerima KPS yang telah menjadi penerima BSM, masih dapat menggunakan KPS dengan cara membawa KPS ke sekolah/madrasah tempat anak bersekolah untuk didaftarkan sebagai penerima KIP.

Jika masyarakat ingin bertanya atau mengadu seputar PIP, Kemendikbud membuka Unit Pengaduan PIP, bisa diakses melalui laman http://pengaduanpip.kemdikbud.go.id dan pesan layanan singkat (Short Message Service—SMS) 0856691616099

sumber: portal kemdikbud

Pengaturan Jadwal Kelas Mingguan : setting kelas / rombel baru

RUMAH BELAJAR – Salam Satu Data . . . . .di kesempatan ini RUMAH BELAJAR memberikan panduan atau tutorial “ Pengaturan Jadwal Kelas Mingguan : setting kelas / rombel baru” yang kami kutip langsung dari situs resmi http://bantuan.siap-online.com

Ikuti langkah berikut untuk set kelas/rombel :

1. Pada menu Sekolah, pilih submenu Kelas. 

2. Selanjutnya pilih Daftar Kelas pada dasbor kelas.

Kelas-daftar kelas

3. Akan ditampilkan daftar kelas yang pernah Anda buat sebelumnya.

4. Untuk membuat kelas / rombel baru, silakan klik tombol [+] seperti pada gambar dibawah ini.

Kelas-klik bat kelas baru

5. Isi data kelas/rombel baru tersebut, klik Simpan jika sudah sesuai.Kelas-isi data kelas baru

6. Selanjutnya Anda akan dialihkan ke halaman baru, yaitu halaman untuk mengisi Peserta Kelas kedalam kelas/rombel baru yang baru saja Anda buat. Klik tombol [+] untuk memulai memasukan peserta kelas kedalam kelas tersebut.

Kelas-klik masukan siswa

7. Pada kotak dialog yang muncul, akan ditampilkan daftar siswa yang dapat ditambahkan kedalam kelas baru tersebut. Ikutii langkah seperti pada gambar dibawah ini.

Kelas-pilih dan tambah siswa

8. Selamat kelas/rombel baru yang telah Anda buat telah memiliki peserta kelas.

Kelas-daftar peserta kelas baru

Sumber : bantuan.siap-online.com

Cara mudah Pengaturan Jadwal Kelas Mingguan

RUMAH BELAJAR – Salam Satu Data . . . . .di kesempatan ini RUMAH BELAJAR memberikan panduan atau tutorial “ Cara mudah Pengaturan Jadwal Kelas Mingguan ” yang kami kutip langsung dari situs resmi http://bantuan.siap-online.com.

Jadwal kelas mingguan berisi informasi jadwal kegiatan belajar mengajar di sekolah, seperti jadwal mata pelajaran perkelas tiap minggunya.  Pada panduan ini berisi tahapan-tahapan mengatur jadwal kelas mingguan, antara lain :

  1. Menentukan Kurikulum dan sinkronisasi Mata Pelajaran dengan Kurikulum Nasional
  2. Pengaturan data Siswa (kelola siswa / tambah siswa)
  3. Set Kelas / Rombel
  4. Pengaturan Model Jadwal 
  5. Memasukan Model Jadwal ke dalam Kelas 

Untuk pengaturan Jadwal Kelas Mingguan, ikuti langkah-langkahnya sebagai berikut :

a. Tentukan Kurikulum dan Sinkronisasi Mata Pelajaran dengan Kurikulum Nasional

Ikuti langkah-langka berikut untuk men-set kurikulum yang Anda terapkan pada sekolah Anda dan lakukan Sinkronisasi Mata Pelajaran dengan Kurikulum Nasional :

1. Pada menu Sekolah, pilih Kurikulum.

menu kurikulum

2. Selanjutnya, pada Dasbor Kurikulum,  pilih menu Daftar Mata Pelajaran.

daftar mapel

3. Selanjutnya pilih kurikulum, klik tombol Pilih Kurikulum, dan tentukan kurikulum yang akan diterapkan. (KTSP/ Kurikulum 2013).

daftar mapel-pilih kurikulum

4. Lakukan sinkronisasi mata pelajaran dari kurikulum nasional kedalam kurikulum yang Anda pilih, klik tombol Sinkronisasi Data.
(PERHATIAN! Sebelum melakukan sinkronisasi data untuk jenjang SMA/SMK pastikan sudah mengisikan Kompetensi Sekolah, lihat panduannya >> KLIK DISINI <<)

daftar mapel-klik sinkronisasi

5. Pilih Tingkat Mata Pelajaran yang akan di sinkronisasi. Singkronisasi Mata Pelajaran digunakan untuk menyalin Mata Pelajaran yang sudah tercatat pada sistem. Daftar Mata pelajaran yang disalin sesuai dengan pilihan tingkat yang dipilih. Klik Lanjut jika sudah sesuai.

daftar mapel-sinkronisasi kurikulum nasional

6. Konfirmasi Mata Pelajaran, jika telah sesuai klik Simpan >> Ok. 

daftar mapel-sinkronisasi - simpan

7. Berikut hasil dari sinkronisasi mata pelajaran dengan kurikulum nasional. Untuk menambah atau membuat mata pelajaran baru, klik tombol [+] seperti pada gambar.

daftar mapel-setelah disinkronisasi

8. Isi data Mapel yang diinginkan, klik Simpan jika telah sesuai.

buat mapel baru

Berikut hasil penambahan mapel baru tersebut :

hasil penambahan mapel baru

9. Sedangkan untuk mengelola daftar mata pelajaran Muatan Lokal, baik menambah atau mengedit muatan lokal, silakan kembali pada Dasbor Kurikulum dan pilih menu Daftar Muatan Lokal. 

daftar mulok

10. Selanjutnya, Anda akan dialihkan pada halaman dasbor Muatan Lokal. Tentukan terlebih dahulu kurikulum yang akan diterapkan.

daftar mulok-tentukan kurikulum yg digunakan

11. Untuk menambah Muatan Lokal baru, silakan klik tanda Plus (+) seperti pada gambar berikut :

daftar mulok-daftar mulok baru

12. Isi data Muatan Lokal baru tersebut, jika sudah benar klik Simpan. 

daftar mulok-isi data mulok baru

Pengaturan Jadwal Kelas Mingguan : Buat Model Jadwal Baru

RUMAH BELAJAR – Salam Satu Data . . . . .di kesempatan ini RUMAH BELAJAR memberikan panduan atau tutorial “ Pengaturan Jadwal Kelas Mingguan : Buat Model Jadwal Baru ” yang kami kutip langsung dari situs resmi http://bantuan.siap-online.com.   Sebelum Anda membuat jadwal kelas mingguan, tentukan dahulu model jadwal yang akan digunakan pada masing-masing kelas. Ikuti langkah berikut untuk menset model jadwal maupun membuat model jadwal baru :

1. Pilih submenu Jadwal pada menu Sekolah.

2. Pada dasbor Jadwal, pilih Kelola Model untuk Jadwal Kelas.

jadwal-klik Kelola Model untuk Jadwal Kelas

3. Pada halaman baru yang muncul, klik tombol Buat Model baru. 

jadwal-klik buat model baru

4. Isi data Model Jadwal Baru. Klik Simpan jika sudah sesuai.

jadwal-isi data model jadwal baru

5. Selanjutnya, akan ditampilkan template default model jadwal sesuai jumlah jam belajar mengajar yang telah Anda tentukan sebelumnnya.

7. Isikan data jadwal pelajaran / Tatap Muka pada tabel, klik pada kolom seperti pada gambar untuk mengisikan kegiatan

Isi kegitan tiap jam tatap muka

8. Edit kegiatan tiap jam tatap muka sesuai peraturan sekolah Anda. Pilih jenis kegiatan dan durasi kegiatan tersebut, misal hari Senin jam pertama adalah Upacara. Klik Tombol Simpan jika sudah benar.Edit kegiatan

9. Model jadwal berhasil dibuat. Ulangi langkah ke-3 untuk membuat Model Jadwal yang lainnya. Berikut contoh hasil akhir Model Jadwal yang telah dibuat.

Contoh Model Jadwal

Perpres tentang Kemendikbud Resmi Terbit

RUMAH BELAJAR – Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 Tahun 2015 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya resmi terbit. Perpres tersebut dibuat menyusul telah ditetapkannya pembentukan Kementerian Kabinet Kerja periode tahun 2014-2019 dan untuk melaksanakan ketentuan pasal 11 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, Kemendikbud mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan masyarakat, serta pengelolaan kebudayaan untuk membantu presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Mendikbud mengatakan, pada struktur organisasi Kemendikbud yang baru ini terdapat sejumlah perubahan jika dibandingkan dengan struktur sebelumnya. Dia menyebutkan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah digabung kembali menjadi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. “Pemerintah membentuk direktorat jenderal baru yaitu Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan,” katanya di Kemendikbud, Jakarta, Jumat (6/02/2015).

Perpres tentang Kemendikbud Resmi Terbit

Dengan adanya Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan ini maka Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan sudah tidak ada lagi dalam struktur organisasi Kemendikbud yang baru.

Sementara, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal berubah menjadi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat.

Perpres ini ditetapkan pada 21 Januari 2015 oleh Presiden Joko Widodo dan diundangkan pada 23 Januari 2015 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H.Laoly.

Adapun susunan organisasi Kemdikbud selengkapnya terdiri atas Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat. Selanjutnya, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Inspektorat Jenderal, dan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Badan Penelitian dan Pengembangan.

Berikutnya, Staf Ahli Bidang Inovasi dan Daya Saing, Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat dan Daerah, Staf Ahli Bidang Pembangunan Karakter, dan Staf Ahli Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan.

Mendikbud menambahkan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang sebelumnya berada di Kemendikbud sekarang berada di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Adapun susunan organisasi Kemenristekdikti berdasarkan Peraturan Presiden No.13 Tahun 2015 terdiri atas Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, serta Direktorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Selanjutnya, Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi, dan Inspektorat Jenderal.

Berikutnya, Staf Ahli Bidang Akademik, Staf Ahli Bidang Infrastruktur, serta Staf Ahli Bidang Relevansi dan Produktivitas.

Sumber : kemdiknas.go.id