Manfaat Adanya MRT di Jakarta

Posted on

keberadaan Maas Rapid Transit atau MRT sangat penting sebagai cara untuk memberikan keuntungan pada pertumbuhan ekonomi yang ada di Jakarta. Kehadiran rute MRT ini akan memberikan banyak manfaat yang bisa ditargetkan dan dapat dioperasikan mulai tahun 2018. Oleh karena itu, bagi Anda yang belum mengetahui apa saja manfaat dari program MRT ini, maka Anda dapat mengetahuinya.

Berikut ini manfaat dari adanya program MRT yang dilakukan oleh pemerintah untuk kemajuan Jakarta, yaitu:

  • Kepadatan kendaraan yang ada di jalanan dapat di atasi dan bisa di alihkan dengan menggunakan transportasi umum atau massal.
  • Melalui program MRT, pemerintah dapat memberikan kontribusi sekaligus meningkatkan kapasitas para transportasi publik. Sedangkan harapan masyarakat untuk kapasitas angkut MRT untuk jalur Lebak Bulus menuju Bundaran HI diharapkan agar bisa mencapai hingga 412.000 penumpang setiap harinya.
  • Pembangunan MRT dapat menciptakan adanya lapangan kerja pada periode konstruksi. Melalui program inilah yang diharapkan bisa menciptakan pekerjaan baru sebanyak 48.000.
  • Dapat menurunkan waktu dan jarang tempuh sehingga bisa meningkatkan mobilitas. Sedangkan Lebak Bulus hingga Bundaran HI membutuhkan waktu 1-2 jam.
  • Memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi di kota, sehingga hal ini bisa menurunkan waktu tempuh guna meningkatkan mobilitas warga yang ada di sekitar.
  • Program MRT dapat dijadikan sebagai kebutuhan yang mendesak, khususnya pada perkembangan ibukota yang ada untuk saat ini. Dengan demikian, MRT datang untuk memberikan solusi melalui program light rail transit dan program kereta rel.

Rencananya, program dari proyek MRT ini akan membentang 110,8 km dan terdiri dari koridor bagian Selatan-Utara yaitu bagian Koridor Lebak Bulus untuk menuju Kampung Bandan. Program ini perlu di apresiasi karena melalui program inilah yang akan membantu masyarakat setempat untuk mengatasi kemacetan selain menggunakan tol ganjil genap. Sedangkan proyek ini pun juga sudah masuk pada tata ruang dari Pemda  DKI Jakarta di tahun 1985.

Nah, dengan banyaknya kebijakan ini diharapkan nantinya Jakarta tidak terlalu macet lagi ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *